Generasi Muda Harus Miliki Pemahaman tentang Nilai-nilai Kebangsaan

Generasi muda diharapkan memiliki pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius pada saat memberikan pembekalan di acara Ceramah Kebangsaan dan Nasionalisme Bagi Generasi Muda Lembaga Administrasi Negara (LAN), di kantor LAN, Jakarta.

Lebih lanjut mantan Kabareskrim Polri ini meminta kepada para generasi muda untuk selalu memahami dinamika dan perubahan-perubahan yang terjadi, agar nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme tidak luntur.

“Untuk itulah, diperlukan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan dan rasa nasionalisme kepada Anda semua, agar adik-adik ini tidak melupakan identitas bangsa dan sejarah bangsa kita ini, supaya nasionalisme kita tidak tergerus dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat,” ujar Suhardi Alius, dalam keterangan tertulis kepada , Kamis (11/4/2019).

Suhardi Alius mengatakan, perlunya dia memberikan pembekalan tersebut agar pegawai muda LAN bisa mengenal betul setiap dinamika perubahan globalisasi yang ada di lingkungan.

Menurut Suhardi Alius, pesatnya perkembangan teknologi yang terjadi saat ini membuat generasi muda Indonesia menjadi asing dan seolah tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Interaksi sosial yang sebelumnya terjadi secara tatap muka, kini telah berubah ke arah digital.

“Ini penyebabnya (sambil memegang smartphone). Ini tentunya membuat lingkungan sekitar yang sebelumnya dekat menjadi jauh, sementara yang jauh menjadi dekat karena adanya kemajuan teknologi itu. Interaksi sosial dengan lingkungan sekitar sudah berkurang jauh. Sudah berubah semua sekarang ini,” ujar Suhardi Alius.

Sekretaris Utama LAN, Sri Hadiati berharap paparan yang telah diberikan Kepala BNPT kepada jajarannya dapat mengisi kekosongan pengetahuan tentang nilai-nilai nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan yang tidak didapatkan di bangku sekolah.

“Anak-anak muda butuh pencerahan tentang nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan, karena sekarang pelajaran itu di sekolah tidak ada, sedangkan mereka masih di umur-umur yang labil dan sangat mudah dipengaruhi. Jadi kami ingin memberikan nilai-nilai itu (nasionalisme dan kebangsaan) sebagai dasar fondasi untuk bekerja di Lembaga Administrasi Nasional,” ujar Sri Hadiati.

Staf Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajerial LAN, Putra Budi Darmawan mengapresiasi adanya kegiatan pembekalan yang telah diberikan Kepala BNPT tersebut karena dapat menambah pemahaman tentang kondisi yang sedang terjadi saat ini, khususnya bagi generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top