Kemenag dan Kesbangpol Gelar Tanamkan Reaktualisasi Wawasan Kebangsaan

Wonosobo – Sebanyak 40 siswa dan 10 guru MAN 1 Wonosobo mengikuti kegiatan Sosialisasi Nilai Luhur Budaya di RKB baru, Kamis (25/04/2019). Acara yang diprakarsai oleh Kantor Kesbangpol Wonosobo tersebut bertujuan untuk menyadarkan kembali nilai-nilai luhur budaya bangsa kepada generasi muda yang sudah mulai luntur dan tergerus oleh perkembangan jaman.

“Selain itu kegiatan ini merupakan komitmen Kesbangpol untuk mengembalikan reaktualisasi nilai-nilai wawasan kebangsan kepada seluruh elemen masyarakat,” ungkap Kasi Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kantor Kesbangpol Wonosobo, Eko Riyanto.

Menurutnya, reaktualisasi nilai-nilai wawasan kebangsan kepada seluruh elemen masyarakat tersebut, dilakukan guna terus terbinanya kondisi masyarakat, terutama generasi mudanya yag berkarakter untuk menuju bangsa yang maju, kuat dan sejahtera. Dengan berpedoman pada filosofi dan dasar negara yang ideal yaitu Pancasila.

Apresiasi yang tinggi diberikan oleh Kepala MAN 1 Wonosobo, Warsam atas terselenggaranya acara sosialisasi ini. Ia berharap kepada para siswa dan guru yang mengikuti kegiatan ini agar mampu menularkan apa yang didapat di dalam acara ini kepada siswa dan guru yang lain.

“Biar ilmu yang didapat bisa bermanfaat maka harus ditularkan kepada rekan rekan terdekat kita,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Wonosobo, M. Thobiq yang menjadi materi tunggal menyampaikan, Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, golongan dan juga kaya akan kebudayaan. Perbedaan-perbedaan tersebut, menurutnya, sangat rentan akan terjadinya konflik.

“Banyak perbedaan di Indonesia yang bisa memicu konflik, namun Beruntungnya kita memiliki ideologi yang dapat menyatukan berbagai perbedaan tersebut, yaitu Pancasila,” jelasnya.

Lebih lanjut, dikatakannya, pengaruh globalisasi dewasa ini, juga berdampak pada perubahan segala aspek kehidupan ditengah masyarakat. Terutama katanya berkembangnya perilaku menyimpang dari norma-norma dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

“Generasi muda sebagai pewaris bangsa, hendaknya juga bisa mengetahui dengan benar, akan nilai-nilai luhur kebangsaan. Seperti diantaranya cinta tanah air, bersopan santun dan menanamkan terus semangat gotong royong dalam mengisi pembangunan,” jelasnya. PS_WS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *