Lewat Tabligh Akbar, Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

GORONTALO – Kerukunan antar umat beragama haruslah dijaga dengan baik. Hal tersebut ditegaskan Waka Polres Gorontalo Kota, Kompol Wawan Andi Susanto,SH,SIK pada saat pelaksanaan Tabhligh Akbar yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Huda.

Dikatakan Alumnus Akpol 2005 ini, pelaksanaan Tabhlig Akbar ini tidak lain untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif serga ajang silataurrahmi antara ulama dan umara, sehingga terjalin hubungan yang baik, saling bersinergi, bekerjasama dan mendukung dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Mari kita wujudkan persatuan dan kesatuan, kita tanamkan pada diri kita sebagai manusia yang berakhlak yang baik dan mulia. Kita semua sebagai umat beragama harus saling menghargai dan menghormati antara umat beragama, tidak membedakan suku, ras dan agama untuk terciptanya persatuan dan kesatuan demi menjaga keutuhan serta keamanan NKRI dalam menghadapi Pilpres dan Pileg, aman serta damai,” ungkapnya.

Ditambahkan pula oleh mantan Kasat Lantas Polres Gorontalo Kota ini, Tabhligh Akbar ini pula tidak lain untuk menekankan kepada semua pihak bahwa harus hidup dalam ber ukhuwah saling bersama, bersatu atau bersaudara menjaga kerukunan tanpa mengenal perbedaan suku, bangsa dan agama.

Semua pihak pula patut untuk menahan diri, tidak menebar kebencian dan permusuhan dalam menghadapi pesta demokrasi. Sudah semestinya masyarakat mampu menjadikan perbedaan dalam aspirasi politik sebagai hal biasa dan tetap menjaga ukhuwah.

“Kita jangan sampai terjebak dalam permusuhan yang dapat memecah belah bangsa. Oleh karena itu, peran dari tokoh agama pun sangat penting dalam menjaga kesatuan bangsa ini. Mari kita menjaga hubungan antar sesama manusia, saling menghargai dan menghormati untuk menjaga keutuhan NKRI. Jangan percaya dengan isu atau berita hoaks yang beredar sekarang ini, berita yang tidak benar atau berita bohong yang sudah marak beredar lewat media social. Waspadai paham-paham radikalisme yang dapat mempengaruhi pikiran yang dapat menghancurkan atau memecah belah bangsa ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB KH. Dr. Burhanuddin Umar menambahkan, setiap manusia dalam mengemban tugas tidak terlepas dari dua kewajiban yakni, kewajiban memelihara hubungan baik sesama manusia dan kewajiban memelihara hubungan dengan Allah SWT. Oleh karena itu, marilah hikmah dari Tabligh akbar ini diambil, sehingga bermanfaat bagi semuanya.

“Kami pun turut menghimbau agar semua pihak dapat menjaga keamanan pada saat pesta demokrasi nanti, sehingga berjalan dengan aman dan lancar,” terang Dr. Burhanuddin yang juga menjabat sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Al-Huda Gorontalo ini.

Disisi lain, Kasat Binmas Polres Gorontalo Kota, AKP Heny Mudji Rahayu,SH menambahkan, Alhamdulillah dalam kegiatan ini turut dihadiri pula oleh perwakilan agama Kristen yakni Pdt. Drs. Repi Lambert dan juga perwakilan agama Hindu yaitu I Made Astawa. Dengan demikian, bisa dilihat seperti apa itu kerukunan antar umat beragama di wilayah Kota Gorontalo.

“Alhamdulillah antara agama yang satu dengan lainnya saling menghormati dan menghargai. Oleh karena itu, kami berharap kedepannya hubungan seperti ini bisa terus terjaga dengan baik. Mari kita menjalin hubungan baik dan jauhi yang namanya perpecahan,” harapnya. 

Sumber :
https://hargo.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top