Pertemuan Ulama di Medan, Ini Rekomendasinya untuk Umat

Medan – Forum Pesantren dan Dai Bersatu Sumatera Utara (FORPENDA BERSATU) melakasnakan Mulaqo atau pertemuan Ulama, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Majelis Toriqoh, Cendikiawan Muslim, Dai, Pimpinan Majelis Taklim dan Santri Se Sumatera Utara di Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan pada Sabtu (11/5/2019).

Mulaqo Ulama merekomendasi:
1. Mendukung kinerja KPU dan keputusan KPU terkait Pemilu 2019.
2. Mendukung menciptakan situasi damai di bulan suci Ramadan
3. Mengharapkan kepada para politisi yang keberatan dengan Pemilu 2019 agar menyampaikannya sesuai aturan hukum yang berlaku dan mengikuti proses hukum yang tertib
4. Mengimbau kepada masyarakat kembali menjalin persahabatan, persatuan dan kesatuan serta menghindari fitnah opini dan interpretasi terkait situasi saat ini, demi menjaga kesucian bulan suci Ramadan sesudah penyelenggaraan Pemilu 2019
5. Mari manfaatkan momentum di bulan suci Ramadan ini sebagai wadah positif saling bermaaf-maafan, saling mencairkan perselisihan, kembali bersatu rukun dan damai dalam mencintai agama dan bangsa ini
6. Menolak upaya politisasi dan penyalahgunaan dari ijtima ulama untuk kepentingan politik praktis yang dapat memecah belah Ukhuwah Islamiyah dan persatuan bangsa, serta membangun upaya-upaya yang inskonstitusional terhadap ideologi Pancasila dan UUD 1945
7. Mengajak para alim ulama yang tidak arif bijaksana dan tidak menggunakan Alquran dan sunah sebagai sumber cara berpikir dan berbicara, serta tidak menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan utama untuk kembali kejalan yang benar dan bersama-sama untuk membangun bangsa ini
8. Menyadari sepenuhnya bahwa negara ini adalah warisan para ulama dan pejuang nasionalis di masa perebutan kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu ulama Sumut akan menjadi garda terdepan untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara Republik Indonesia serta melawan siapapun yang memecahbelah umat dan mempelopori makar
9. Menjadikan bulan suci Ramadan untuk memperkuat tali silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah, dan ulama serta umaroh serta warga bangsa demi persatuan dan kesatuan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

Ketua umum FORPENDA BERSATU, Rudi Suntari SAg mengatakan, berterima kasih kepada masyarakat telah berpartisifasi di Pemilu 17 April 2019 lalu. Dan jaga hati untuk mendapatkan qolbu salim (hati tenang).

“Pertarung Pemilu usai, peran ulama jaga persatuan, mencerdaskan dan membangun bangsa indonesia yang lebih baik agar tidak adanya terkotak-kotak antara umat Islam,” tutur Alumni UINSU itu.

Menurutnya, Sumatera Utara pernah menjadi Barometer kerukunan di Indonesia. Sebab, Provinsi ini berbagai macam suku ada.

”Mari kita Tolak makar, Tolak perpecahan, Menolak orang yang mengadu domba merusak kehidupan berbangsa,” kata ustaz kondang ini.

Dalam acara tersebut, pembacaan ayat suci Alquran oleh Qori dan nyanyikan lagu Indonesia Raya diikutin seluruh hadirin.

Sumber : mudanews.com
Editor : Rahim Daulay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *