Dandim Lumajang: Kita Semua Saudara, NKRI Harga Mati

Warga Negara Indonesia (WNI) semuanya adalah saudara, oleh karena itu semua harus hidup rukun dan berdampingan, meskipun berbeda-beda suku maupun adat istiadat.

“Kita semua adalah saudara, kita harus hidup rukun dan berdampingan, biarpun kita berbeda suku dan adat istiadat, serta pluralisme dan toleransi juga harus dirawat untuk menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, red),” ungkap Komandan Kodim 0821 Lumajang Letnan Kolonel Inf Ahmad Fauzi, S.E., usai mengikuti kegiatan Senam dan Jalan Sehat dalam puncak Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tahun 2019 di Alun-alun Lumajang, Jawa Timur, Jumat (20/9/2019).

Fauzi juga mengungkapkan, bahwa Bangsa Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang artinya adalah “Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”, untuk itu sebagai masyarakat Lumajang harus selalu menjaga toleransi antar umat beragama, suku, serta adat istiadat yang ada.

Disamping itu, Fauzi juga mengatakan, bahwa olahraga mempunyai peranan penting sebagai alat untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Menurut dia, saat ini banyak beredar isu hoaks yang sengaja dibuat untuk memecah persatuan bangsa. “Untuk itu, kami berharap momentum HAORNAS ini, masyarakat bisa menjadikannya untuk bisa kembali memperkuat rasa nasionalisme untuk menjaga keutuhan NKRI,” harapnya.

Sumber : pemerintahan.memontum.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *