Tangkal Radikalisme, MWCNU Paiton Probolinggo Keliling Sekolah dan Madrasah

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Ada banyak cara untuk menangkal radikalisme yang menyasar kalangan remaja. Salah satunya, blusukan ke sekolah dan madrasah, seperti yang dilakukan Lakpesdam Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama/ MWCNU PaitonProbolinggo dalam beberapa bulan terakhir. 

Program tersebut diberi nama MWCNU Go to School. Lewat program ini, Lakpesdam mendatangi sekolah dan madrasah se-Kecamatan Paiton dengan jadwal yang sudah disepakati. Sasarannya adalah pelajar SMP dan SMA/sederajat.

“Ini sebagai upaya untuk memberikan pemahaman tentang paham ahlussunnah waljamaah an-nahdliyah dan paham-paham yang menyimpang serta radikal,” kata Wakil Ketua MWCNU Paiton, Agus RM.

Di samping juga untuk memberikan semangat kepada siswa-siswi agar terdorong mempelajari tentang materi ke-NU-an.

Di luar program Go to School, Lakpesdam MWCNU Paiton juga menggelar acara Ngaji Sosial Media dan Radikalisme. Sasarannya, pengurus OSIS/OSIM di sekolah/madrasah serta guru-guru ngaji.

Berbeda dengan Go to School, Ngaji Sosial Media dan Radikalisme dilakukan di kantor MWCNU Paiton. “Kami undang ke kantor, dengan narasumber dan kantor Kemenag Probolinggo dan Polres,” kata Ketua Lakpesdam Paiton, Ponirin Mika.

Menurut Ponirin, wawasan tentang media sosial terhadap remaja penting. Sebab, remaja millenial begitu familiar dan dengan dengan gawai. Sementara di sisi lain, kontan radikal banyak ditemukan di sana. 

Karena itu, Lakpesdam MWCNU PaitonProbolinggo secara berkala menggelar kajian medsos untuk menangkal radikalisme. Seperti yang dilakukan Rabu (11/9/2019) sampai Kamis (12/9/2019) di kantor MWC. (*)

Source : timesindonesia.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *