Keberhasilan di IMO Momentum Wujudkan RI Jadi Poros Maritim Dunia

RakyatInfo.com – Indonesia telah terpilih kembali menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C Periode 2020-2021. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga terpilih sebagai Eksternal Auditor IMO mengalahkan Inggris dan Italia.

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna mengatakan, keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum yang tepat untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Saya berharap dengan kemenangan kita di IMO, pemerintah mungkin akan membuat poros maritim dunia yang kemarin dijadikan slogan itu bisa menjadi sesuatu yang definitif,” kata Agung dikutip Antara, Minggu (1/12).

Sebagai langkah awal, Agung berharap konsep poros maritim dunia bisa ditetapkan menjadi regulasi yang terukur dan bukan sekadar konsep. “Perlu dibuat sebuah paket kebijakan yang definitif soal siapa yang terlibat, ukurannya seperti apa, targetnya apa, sehingga bisa kita uji bagaimana akuntabilitas dan kinerjanya ke depan,” imbuhnya.

Dia mencontohkan, hal tersebut seperti halnya kebijakan reformasi birokrasi yang awalnya hanya semacam konsep yang abu-abu. Karena konsepnya yang tidak pasti, maka setiap pemangku kepentingan melihatnya sebagai bentuk yang berbeda sehingga membuat program tersendiri.

Hingga kemudian pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Taun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Menurut dia, PP tersebut juga mengungkap tentang grand desain reformasi birokrasi lengkap dengan ukuran, target, siapa yang terlibat dan lainnya.

“Poros maritim dunia ini perlu dibuat seperti itu. Perlu dibuat sebuah paket kebijakan yang definitif, siapa yang terlibat, ukuran seperti apa, target berapa. Jadi kita bisa uji bagaimana akuntabilitas dan kinerjanya ke depan,” jelasnya.

Pengakuan Dunia

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, terpilihnya Indonesia sebagai anggota Dewan IMO yang beranggotakan 40 negara dengan 3 kategori dari total 174 negara anggota IMO, menunjukan pengakuan dunia atas eksistensi Indonesia di sektor maritim Internasional.

“Alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan laporan dari London bahwa Indonesia terpilih kembali sebagai anggota Dewan IMO Kategori C periode 2020-2021,” kata dia, lewat keterangan tertulis, Sabtu (30/11).

Menhub Budi Karya mengucapkan selamat kepada Delegasi Indonesia atas upaya serta pendekatan diplomatisnya. Serta, terima kasih pada rakyat Indonesia yang telah memberikan dukungan sehingga Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2020-2021.

Menurut Menhub Budi, menjadi anggota Dewan IMO Kategori C memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam menentukan kebijakan-kebijakan IMO yang sangat berpengaruh pada dunia kemaritiman.

“Kita manfaatkan kesempatan tersebut untuk melanjutkan pembangunan di sektor maritim Indonesia agar dapat memberikan kemaslahatan masyarakat banyak,” ujar dia.

BPK Terpilih Sebagai Eksternal Auditor IMO

Pada kesempatan tersebut, selain proses pemilihan Anggota Dewan IMO, dilaksanakan pula pemilihan eksternal auditor IMO dengan periode kerja tahun 2020-2023, di mana Indonesia mengajukan diri bersaing dengan 2 negara lain, yaitu Italia dan Inggris. Adapun BPK RI terpilih sebagai Eksternal Auditor IMO periode 2020-2023.

“Saya juga mengucapkan selamat kepada BPK yang terpilih sebagai External Auditor IMO Periode 2020-2023. Pengalaman bergengsi dua kali mengaudit lembaga Internasional pastinya menambah kepercayaan bagi negara anggota IMO sehingga secara meyakinkan mereka.mereka memberikan suaranya bagi Indonesia,” kata Menhub Budi Karya.

Pada kesempatan terpisah, Dirjen Agus menjelaskan, pada putaran pertama pemilihan, Indonesia berhasil mengungguli Italia dan Inggris dengan perolehan suara sebesar 64 suara, dibandingkan dengan Inggris yang mendapatkan 45 suara dan Italia yang mendapatkan 24 suara.

“Namun demikian, karena perolehan suara yang diperoleh oleh Indonesia tidak memenuhi jumlah suara minimal yang diperlukan untuk dapat terpilih, yakni 72 suara, maka dilakukan pemilihan putaran kedua,” ungkap Agus.

Selanjutnya, pada pemilihan putaran kedua Indonesia akhirnya berhasil memperoleh suara mayoritas sejumlah 75 suara mengalahkan Inggris yang dengan perolehan 64 suara dari total 142 pemilih, di mana 3 di antaranya abstain.

“Saya harap, dengan terpilihnya BPK menjadi external auditor IMO semakin menunjukkan eksistensi Indonesia di kancah pergaulan Internasional, khususnya pada sektor maritim,” tandasnya.

Sumber : https://www.merdeka.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *