Maman Imanulhaq: Radikalisme dan Terorisme Benalu di NKRI

Majalengka – Aksi-aksi terorisme yang masih terjadi mengindikasikan negara ini belum lepas dari ancaman paham radikalisme. Oleh karena itu internalisasi ideologi negara harus terus dikuatkan sejak dini.

Hal itu ditegaskan oleh anggota MPR RI, Maman Imanulhaq dalam Sosialisasi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika di Pondok Pesantren Al-Mizan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Kang Maman menyebutkan jika dalam hal penguatan ideologi negara, sekolah dan pesantren merupakan lembaga pendidikan yang penting dan strategis.

“Para kiai, guru, dan ustaz mempunyai tugas penting, yakni menginternalisasikan ideologi Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI kepada para santri dan siswa,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, hal lain yang tidak kalah penting adalah bagaimana menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan anak muda.

“Hal ini penting, karena cinta tanah air adalah modal besar bagi bangsa dan negara ini untuk tetap eksis. Ideologi bangsa yang terinternalisasi dengan kuat akan mewujud dalam kecintaan terhadap tanah air yang mendalam,” imbuhnya.

Menurutnya, banyak negara seperti di Timur Tengah yang dilanda konflik besar hingga tatanan negara dan kebangsaan porak poranda, salah satunya dipicu oleh tidak adanya satu kesatuan dan rendahnya rasa mencintai tanah air.”Ideologi kecintaan terhadap tanah air yang tertanam sejak dini pada anak-anak mampu menangkal paham radikalisme dan terorisme,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *